Komitmen Ketidakberpihakan

CBP-INNA menjaga objektivitas keputusan sertifikasi, mengelola konflik kepentingan, serta memastikan perlakuan yang adil bagi seluruh pemohon.

Prinsip Utama

  • Keputusan sertifikasi harus konsisten, terukur, dan dapat ditelusuri.
  • Setiap personel wajib melaporkan potensi konflik kepentingan sebelum terlibat proses.
  • Komunikasi pemasaran tidak boleh menyesatkan atau menjanjikan kemudahan yang tidak semestinya.
  • Tekanan komersial, finansial, atau pihak mana pun tidak boleh memengaruhi hasil sertifikasi.

Pengamanan Objektivitas Sertifikasi

1. Konflik Kepentingan

  • CBP-INNA mengidentifikasi, menganalisis, mendokumentasikan, dan memperagakan cara mengeliminasi atau memperkecil ancaman konflik kepentingan.
  • CBP-INNA tidak dapat memberikan sertifikasi jika terjadi hubungan yang menimbulkan ancaman ketidakberpihakan.
  • CBP-INNA tidak mensertifikasi personel pada pemohon apabila hubungan yang ada menunjukkan ancaman yang memengaruhi ketidakberpihakan.

2. Larangan Konsultasi

  • CBP-INNA tidak menawarkan atau menyediakan konsultasi sertifikasi.
  • CBP-INNA tidak memberikan subkontrak jasa sertifikasi kepada organisasi lain.

3. Pemasaran

  • Penawaran atau pemasaran jasa sertifikasi harus menghindari ancaman ketidakberpihakan.
  • CBP-INNA mengambil tindakan perbaikan atas klaim pihak atau organisasi yang menyatakan sertifikasi lebih sederhana, lebih mudah, lebih cepat, atau lebih murah jika menggunakan jasa tertentu.
  • CBP-INNA tidak menyatakan atau menunjukkan bahwa sertifikasi akan lebih sederhana, lebih mudah, lebih cepat, atau lebih murah jika menggunakan personel atau organisasi tertentu.

4. Tindakan Korektif

  • CBP-INNA menanggapi setiap ancaman terhadap ketidakberpihakan yang timbul dari tindakan personel, lembaga, atau organisasi lain.
  • Seluruh personel yang dapat memengaruhi kegiatan sertifikasi disyaratkan untuk bertindak tidak berpihak dan tidak diizinkan menerima tekanan yang mengkompromikan ketidakberpihakan.
  • Seluruh personel wajib mengungkapkan situasi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan untuk dibahas dalam komite etik dan tinjauan manajemen.